MANAJEMEN RESCUE - PERHATIKAN PERILAKU DAN LINGKUNGAN MEREKA



Pada tanggal 15 November 2025, Asosiasi Dokter Hewan Shelter Indonesia (ADHSI) kembali menyelenggarakan sesi kedua dari Webinar Rescue & Shelter Management Series dengan topik “Manajemen Hewan Rescue – Perhatikan Perilaku dan Lingkungan Mereka.” Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen ADHSI dalam meningkatkan kapasitas para pengelola shelter, relawan, dokter hewan, serta komunitas pemerhati hewan di seluruh Indonesia.

Webinar ini terselenggara melalui kolaborasi strategis antara ADHSI, INASHELTER (Indonesian Animal Shelter and Rescue Network), dan animalwelfare.id, serta mendapat dukungan penuh dari FOUR PAWS dan JAAN Domestic Indonesia. Kehadiran berbagai lembaga tersebut menegaskan pentingnya pendekatan terintegrasi dalam menangani hewan rescue, terutama dalam konteks kesejahteraan, adaptasi, dan perilaku.

Narasumber dan Kompetensi yang Dibawakan

Sesi ini menghadirkan narasumber utama, Drh. Rio Aditya Setiawan, M.Sc., ISFM Adv.Cert.FB, selaku Ketua Dewan Pembina sekaligus Co-Founder ADHSI. Beliau merupakan dokter hewan yang berpengalaman luas dalam bidang perilaku hewan dan manajemen shelter. Selain itu, Drh. Rio juga dikenal sebagai Founder dan Veterinary Behaviourist di Good Paws, serta bagian dari International Society of Feline Medicine.

Dengan latar belakang dan keahlian tersebut, Drh. Rio memberikan wawasan yang komprehensif mengenai bagaimana perilaku dan lingkungan hidup menjadi dua faktor utama yang menentukan kesejahteraan hewan rescue. Pendekatan ini tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga aplikatif, sehingga mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang.

Perilaku sebagai Respons, Bukan Sekadar Sifat

Dalam pemaparannya, Drh. Rio menekankan bahwa perilaku hewan bukan hanya karakter bawaan, tetapi merupakan respons terhadap pengalaman yang mereka hadapi. Mulai dari kondisi kesehatan, emosi, hingga relasi dengan manusia, semua menjadi faktor yang memengaruhi bagaimana hewan bersikap.

Beliau juga memaparkan data penting: satu dari empat hewan rescue memiliki masalah perilaku. Angka ini menunjukkan bahwa pengelola shelter perlu memiliki kemampuan observasi yang baik, terutama terhadap tanda-tanda stres, ketakutan, atau agresi. Observasi dini berperan besar dalam mencegah masalah yang lebih serius dan membantu proses rehabilitasi hewan.

Teknik Pembelajaran dan Modifikasi Perilaku

Drh. Rio menjelaskan bahwa proses adaptasi hewan rescue sangat terbantu melalui penerapan teknik pembelajaran ilmiah, seperti:

  • Classical Conditioning – membangun asosiasi positif untuk mengurangi stres.

  • Operant Conditioning – memperkuat perilaku baik melalui reward.

  • Habituation dan Sensitisasi – membantu hewan terbiasa atau lebih peka terhadap rangsangan tertentu.

Penerapan teknik-teknik ini memerlukan konsistensi, kesabaran, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan individu setiap hewan. Setiap hewan memiliki karakteristik unik sehingga pendekatan harus disesuaikan, mulai dari jenis tempat tinggal, pola interaksi sosial, pilihan mainan, hingga rutinitas harian.

Lingkungan yang Mendukung Kesejahteraan

Lingkungan yang tepat menjadi faktor kunci dalam mempercepat adaptasi hewan rescue. Drh. Rio mencontohkan bahwa perubahan kecil seperti penataan kandang yang lebih nyaman, penggunaan enrichment, atau rutinitas yang terjadwal dapat memberikan dampak besar. Hewan akan merasa lebih aman, rileks, dan mampu menunjukkan perilaku naturalnya.

Contoh Kasus: Buddy dan Kitty

Dua kasus yang dipaparkan, yaitu Buddy dan Kitty, menunjukkan bagaimana kombinasi pemahaman perilaku dan penyesuaian lingkungan dapat:

  • meningkatkan koneksi antara hewan dan pemilik atau pengasuh,

  • mengurangi stres secara signifikan,

  • membuat hewan lebih responsif,

  • serta mempercepat proses integrasi di lingkungan baru.

Kasus-kasus tersebut memperlihatkan bahwa solusi perilaku tidak selalu membutuhkan intervensi kompleks. Terkadang, perubahan kecil dengan pendekatan yang tepat sudah cukup untuk membawa perubahan besar.


Kesimpulan

Webinar “Manajemen Hewan Rescue – Perhatikan Perilaku dan Lingkungan Mereka” memberikan pemahaman mendalam mengenai bagaimana perilaku dan lingkungan menjadi fondasi utama kesejahteraan hewan rescue. Melalui kolaborasi berbagai organisasi dan panduan dari pakar seperti Drh. Rio Aditya Setiawan, para pengelola shelter diharapkan mampu mengimplementasikan strategi yang lebih efektif, manusiawi, dan berorientasi pada kebutuhan setiap hewan.

Comments

Popular Posts